Terima Kasih Meluangkan Waktunya, Keep Smile. #LegendPao

PRESIDEN MUSLIMAH TERPILIH, ETNIS TIONGKOK SINGAPURA TURUN JALAN

Legend Pao - Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh dan terima kasih dih sudah mengunjungi website Legend Pao, tidak bisa diucapkan dengan kata - kata untuk mengambarkan kerendahan hati ta.

Satu bulanmi berita di jagad dunia maya maupun di dunia nyata, salah satunya yang buatka tertarik untuk membahasnya adalah Presiden baru Singapura yakni Halimah Yacob. Tidak begitu banyak saya tau tentang beliau namun dari kabar medsos dan sudah valid bahwa Halimah Yacob sebagai calon yang lulus seleksi tunggal sehingga otomatis terpilih tanpa pemilu serta mewakili etnis melayu.

Cek per cek ternyata dulu Ibu Halimah Yacob adalah seorang penjual Nasi Padang namun kini berhasil memduduki kursi nomor 1 Singapura, namun adaji juga kelompok atau etnis yang menolak, saya sebagai admin Legend Pao mengatakan tidak ada malunya itu etnis, bukan tanpa alasan namun etnis mereka sudah terpilih dalam waktu lalu tapi itumi lagi etnis tiongkok melakukan aksi karena kekecewaan dan kemarahan terpilihnya Halimah Yacob.

Sekedar info ji bahwa ada 2 calon yang maju bersama dengan Halimah Yacob namun kedua calon Presiden itu gugur karena tak masuk dalam persyaratan, ini memicu segolongan etnis dengan menyatakan bahwa hak pilihnya tidak dipakai, not my president, dan lainnya.

Lagi lagi tiongkok, lagi lagi tiongkok, selalu mereka yang membuat gaduh si negeri orang. Ada apa sebenarnya di negeri mereka?

Lama lama mereka mirip kelakuannya dengan yahudi, dan mulai sekarang waspadalah jika di daerahta banyakmi orang tiongkok, yang belumki tau apa itu TIONGKOK = CHINA

Saran untuk Ibu Halimah Yacob, bisa menggunakan kata pro ahok dan jokow dengan kalimat seperti ini "Kalau tidak suka, silahkan pindah Negara saja"

Nah lohhh???

Related : PRESIDEN MUSLIMAH TERPILIH, ETNIS TIONGKOK SINGAPURA TURUN JALAN

0 Komentar untuk "PRESIDEN MUSLIMAH TERPILIH, ETNIS TIONGKOK SINGAPURA TURUN JALAN"

KRITIK DAN SARAN ADA? ATAU INGIN BERBAGI CERITA? CARI JODOH? SEDIA DIKOLOM KOMENTAR