Terima Kasih Meluangkan Waktunya, Keep Smile. #LegendPao

CUMAN BISA ELUS DADA UNTUK PETANI KITA

Legend Pao - Bismillahirrohmanirrahim, Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Judul yang saya pilih ini adalah suatu bentuk spontanitas rasa prihatin kepada para petani yang ada di Indonesia, Negara tercinta ini. Karena bentuk penghargaan kepada mereka justru dihilangkan dengan semena mena tanpa adanya rasa bersalah sedikitpun, jika kita betul betul menyelami yang namanya "ekonomi kerakyatan" justru Petani merupakan salah satu profesi yang berperan utama menggerakkan roda ekonomi kerakyatan selama Indonesia ini kita tahu namanya. Dan justru merekalah yang sangat layak untuk disejahterakan dengan bantuan subsidi bahan tani oleh Pemerintah sekarang maupun akan datang! Apalagi petani petani kita yang berkategori kelas menengah kebawah, mereka sangat perlu dibantu dengan suntikan dana yang besar melimpah.

Justru yang saya tau sampai tadi sebelum saya memposting ini, Subsidi untuk petani itu dicabut dan justru lagi nih konglomerat sawi mendapatkan suntikan dana melimpah yang hitungannya itu trilyunan. Apa itu tepat sasaran?
Mengenai tepat atau tidaknya itu tergantung dari persepsi kita masing masing namun saya disini menyatakan tidak tepat sasaran dan sangat melenceng dari sila kelima pancasila "Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia".

Makin hari makin banyak subsidi subsidi yang dicabut satu persatu atau dihilangkan, saya jadi teringat dengan perkataan seseorang, saya agak lupa bagaimana bunyi perkataan aslinya namun pesan yang saya sampaikan Insya Allah sama dengan yang disampaikan oleh beliau Walikota Surabaya Ibu Risma.
"Jangan mentang - mentang kalian penguasa hingga membuat orang lain susah".
Ingatlah hari ini di dunia bukan segalanya, namun kelak akan diminta pertanggung jawaban kalian sebagai penguasa.
Jika tak suka dikritik maka jangan jadi Penguasa!
#2019PresidenBaru

Related : CUMAN BISA ELUS DADA UNTUK PETANI KITA

0 Komentar untuk "CUMAN BISA ELUS DADA UNTUK PETANI KITA"

KRITIK DAN SARAN ADA? ATAU INGIN BERBAGI CERITA? CARI JODOH? SEDIA DIKOLOM KOMENTAR